Lensa pemindaiLensa pemindai garis banyak digunakan dalam AOI (Analog-of-Inspection), inspeksi pencetakan, inspeksi kain non-woven, inspeksi kulit, inspeksi rel kereta api, penyaringan dan pemilahan warna, serta industri lainnya. Artikel ini memberikan pengantar tentang lensa pemindai garis.
Pengantar Lensa Pemindai Garis
1) Konsep lensa pemindaian garis:
Lensa CCD susunan garis adalah lensa FA berkinerja tinggi untuk kamera seri sensor garis yang sesuai dengan ukuran gambar, ukuran piksel, dan dapat diterapkan pada berbagai inspeksi presisi tinggi.
2) Fitur lensa pemindai garis:
1. Dirancang khusus untuk aplikasi pemindaian resolusi tinggi, hingga 12K;
2. Permukaan target pencitraan yang kompatibel secara maksimum adalah 90 mm, menggunakan kamera pemindai garis yang lebih panjang;
3. Resolusi tinggi, ukuran piksel minimum hingga 5um;
4. Tingkat distorsi rendah;
5. Perbesaran 0,2x-2,0x.
Pertimbangan dalam Memilih Lensa Pemindai Garis
Mengapa kita harus mempertimbangkan pemilihan lensa saat memilih kamera? Kamera pemindai garis (line scan) umum saat ini memiliki resolusi 1K, 2K, 4K, 6K, 7K, 8K, dan 12K, serta ukuran piksel 5um, 7um, 10um, dan 14um, sehingga ukuran chip berkisar dari 10,240mm (1Kx10um) hingga 86,016mm (12Kx7um).
Jelas, antarmuka C jauh dari memenuhi persyaratan, karena antarmuka C hanya dapat menghubungkan chip dengan ukuran maksimum 22mm, yaitu 1,3 inci. Antarmuka banyak kamera adalah F, M42X1, M72X0.75, dll. Antarmuka lensa yang berbeda sesuai dengan jarak fokus belakang (Flange distance) yang berbeda, yang menentukan jarak kerja lensa.
1) Perbesaran optik (β, Perbesaran)
Setelah resolusi kamera dan ukuran piksel ditentukan, ukuran sensor dapat dihitung; ukuran sensor dibagi dengan bidang pandang (FOV) sama dengan perbesaran optik. β=CCD/FOV
2) Antarmuka (Pemasangan)
Terdapat berbagai jenis konektor, antara lain C, M42x1, F, T2, Leica, M72x0.75, dan lain-lain. Setelah dikonfirmasi, Anda dapat mengetahui panjang konektor yang sesuai.
3) Jarak Flensa
Fokus belakang mengacu pada jarak dari bidang antarmuka kamera ke chip. Ini adalah parameter yang sangat penting dan ditentukan oleh produsen kamera sesuai dengan desain jalur optiknya sendiri. Kamera dari produsen yang berbeda, bahkan dengan antarmuka yang sama, mungkin memiliki fokus belakang yang berbeda.
4) MTF
Dengan perbesaran optik, antarmuka, dan fokus belakang, jarak kerja dan panjang cincin sambungan dapat dihitung. Setelah memilih hal-hal tersebut, ada satu hal penting lagi, yaitu melihat apakah nilai MTF cukup baik? Banyak insinyur visual tidak memahami MTF, tetapi untuk lensa kelas atas, MTF harus digunakan untuk mengukur kualitas optik.
MTF mencakup banyak informasi seperti kontras, resolusi, frekuensi spasial, aberasi kromatik, dll., dan mengungkapkan kualitas optik bagian tengah dan tepi lensa secara detail. Tidak hanya jarak kerja dan bidang pandang yang memenuhi persyaratan, tetapi jika kontras tepinya tidak cukup baik, maka perlu dipertimbangkan kembali apakah akan memilih lensa dengan resolusi lebih tinggi.
Waktu posting: 06-Des-2022