Bagaimana Lensa Industri Diklasifikasikan? Apa Perbedaannya dengan Lensa Biasa?

Lensa industri banyak digunakan di bidang industri dan merupakan salah satu jenis lensa yang umum. Berbagai jenis lensa industri dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan skenario aplikasi yang berbeda.

Bagaimana mengklasifikasikan lensa industri??

Lensa industriDapat dibagi menjadi berbagai jenis berdasarkan standar klasifikasi yang berbeda. Metode klasifikasi umum adalah sebagai berikut:

Klasifikasi berdasarkan struktur lensa. 

Berdasarkan struktur lensanya, lensa industri dapat dibagi menjadi lensa tunggal (seperti lensa cembung, lensa cekung), lensa majemuk (seperti lensa bikonveks, lensa bikonkaf), kelompok lensa komposit, dan lain sebagainya.

Diklasifikasikan berdasarkan panjang fokus.

Diklasifikasikan menurut panjang fokus lensa,lensa industritermasuk lensa sudut lebar, lensa standar, lensa telefoto, dan lain sebagainya.

Diklasifikasikan menurut bidang aplikasi.

Diklasifikasikan menurut bidang aplikasi lensa, lensa industri dapat dibagi menjadi lensa visi mesin, lensa pengukuran industri, lensa pencitraan medis, lensa mikroskop, dan lain sebagainya.

Diklasifikasikan menurut jenis antarmuka.

Diklasifikasikan menurut jenis antarmuka lensa, lensa industri meliputi C-mount, CS-mount, F-mount, M12-mount, dan jenis lainnya.

Klasifikasi berdasarkan parameter optik.

Lensa diklasifikasikan berdasarkan parameter optiknya, termasuk panjang fokus, apertur, bidang pandang, distorsi, astigmatisme, resolusi, dan lain sebagainya.

lensa industri-klasifikasi-01

Lensa industri

Apa perbedaan antara lensa industri dan lensa umum?

Dengan perubahan permintaan dan kemajuan teknologi, perbedaan karakteristik kinerja antaralensa industriLensa konsumen umum secara bertahap menghilang, dan beberapa lensa industri serta lensa umum juga dapat digunakan secara bergantian. Secara umum, perbedaan antara lensa industri dan lensa umum adalah sebagai berikut:

Sifat optik yang berbeda

Dibandingkan dengan lensa umum, lensa industri memiliki persyaratan yang lebih tinggi untuk kualitas dan akurasi gambar. Lensa industri umumnya memiliki distorsi, aberasi kromatik, dan pelemahan cahaya yang rendah, sehingga memastikan akurasi dan keandalan gambar. Lensa umum mungkin memiliki beberapa kompromi pada beberapa parameter, terutama untuk mengejar efek artistik dan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Tujuan desain yang berbeda

Lensa industriLensa ini terutama dirancang untuk aplikasi industri seperti visi mesin, kontrol otomatisasi, pengukuran, dan analisis. Lensa ini dirancang untuk memenuhi persyaratan akurasi tinggi, resolusi tinggi, dan stabilitas. Lensa umum terutama dirancang untuk aplikasi fotografi, film, dan televisi, dan lebih memperhatikan kinerja gambar dan efek artistik.

Metode pemfokusan yang berbeda

Lensa umum biasanya memiliki fungsi autofokus, yang dapat secara otomatis menyesuaikan fokus sesuai dengan pemandangan dan subjek. Lensa industri biasanya menggunakan fokus manual, dan pengguna perlu menyesuaikan panjang fokus dan fokus secara manual untuk beradaptasi dengan berbagai skenario dan kebutuhan aplikasi industri.

Perbedaan dalam daya tahan dan kemampuan beradaptasi

Lensa industriLensa khusus industri perlu tahan terhadap lingkungan industri yang keras, seperti suhu tinggi dan rendah, kelembapan, dan getaran, sehingga biasanya membutuhkan daya tahan dan kemampuan adaptasi yang kuat. Sebagai perbandingan, lensa umum dirancang agar ringan, portabel, dan mudah dibawa, sehingga mudah digunakan di lingkungan normal.

Bacaan Terkait:Apa Itu Lensa Industri? Apa Saja Bidang Aplikasi Lensa Industri?


Waktu posting: 11 Januari 2024