| Model | Format Sensor | Panjang Fokus (mm) | FOV (H*V*D) | TTL(mm) | Filter IR | Bukaan | Gunung | Harga satuan | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| LEBIH BANYAK+LEBIH SEDIKIT- | CH660A | 1,1" | / | / | / | / | / | Dudukan C | Minta Penawaran | |
| LEBIH BANYAK+LEBIH SEDIKIT- | CH661A | 1,1" | / | / | / | / | / | Dudukan C | Minta Penawaran | |
| LEBIH BANYAK+LEBIH SEDIKIT- | CH662A | 1,8" | / | / | / | / | / | M58×P0.75 | Minta Penawaran | |
Lensa mikroskop industri adalah salah satu komponen inti dari mikroskop industri, yang terutama digunakan untuk mengamati, menganalisis, dan mengukur objek kecil atau detail permukaan. Lensa ini memiliki berbagai aplikasi di bidang manufaktur, ilmu material, industri elektronik, biomedis, dan bidang lainnya.
Fungsi utama lensa mikroskop industri adalah untuk memperbesar objek-objek kecil dan membuat detailnya terlihat jelas, yang memudahkan pengamatan, analisis, dan pengukuran. Fungsi spesifiknya meliputi:
Perbesar objek:Memperbesar objek-objek kecil hingga ukuran yang terlihat oleh mata telanjang.
Tingkatkan resolusi:Menampilkan detail dan struktur objek dengan jelas.
Berikan kontras:Meningkatkan kontras gambar melalui optik atau teknologi khusus.
Dukungan pengukuran:Dikombinasikan dengan perangkat lunak pengukuran untuk mencapai pengukuran dimensi yang akurat.
Berdasarkan persyaratan aplikasi yang berbeda, lensa mikroskop industri dapat dibagi menjadi kategori-kategori berikut:
(1) Klasifikasi berdasarkan pembesaran
Lensa daya rendahPerbesaran biasanya antara 1x-10x, cocok untuk mengamati objek yang lebih besar atau struktur secara keseluruhan.
Lensa daya sedang: Pembesarannya antara 10x-50x, cocok untuk mengamati detail berukuran sedang.
Lensa daya tinggiPerbesarannya antara 50x-1000x atau lebih tinggi, cocok untuk mengamati detail kecil atau struktur mikroskopis.
(2) Klasifikasi berdasarkan desain optik
Lensa akromatikAberasi kromatik telah dikoreksi, cocok untuk pengamatan umum.
Lensa semi-apokromatik: Aberasi kromatik dan aberasi sferis telah dikoreksi lebih lanjut, sehingga menghasilkan kualitas gambar yang lebih tinggi.
Lensa apokromatikAberasi kromatik, aberasi sferis, dan astigmatisme yang sangat baik, kualitas gambar terbaik, cocok untuk pengamatan presisi tinggi.
(3) Klasifikasi berdasarkan jarak kerja
Lensa dengan jarak kerja panjangJarak kerja yang jauh, cocok untuk mengamati ruang dengan ketinggian atau yang membutuhkan pengoperasian.
Lensa dengan jarak kerja pendek: memiliki jarak kerja yang pendek dan cocok untuk pengamatan dengan perbesaran tinggi.
(4) Klasifikasi berdasarkan fungsi khusus
Lensa polarisasiDigunakan untuk mengamati material dengan sifat bias ganda, seperti kristal, serat, dll.
Lensa fluoresensiDigunakan untuk mengamati sampel yang diberi label fluoresen, sering digunakan di bidang biomedis.
Lensa inframerahDigunakan untuk pengamatan di bawah cahaya inframerah, cocok untuk analisis material khusus.